Jumat, 16 Desember 2011

Huruf Jepang

Huruf Hiragana
(ひらがな、平仮名) adalah suatu cara penulisan bahasa Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai onna de (女手) atau 'tulisan wanita' karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan Kanji dan Katakana. Hiragana mula digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi.
Kegunaan Hiragana
  • menulis akhiran kata (okurigana, 送り仮名). Contoh: okuru (mengirim) ditulis: . Yang bercetak tebal itulah okurigana.
  • menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
  • perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
  • menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
  • menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca. Misalnya: 
  • べんきょう
    勉強

        する

Kamis, 01 Desember 2011

Hal Unik di Jepang


  1. Di Jepang, angka "4" dan "9" tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar "4" dan "9". "4" dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang "9" dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti "kurushii/sengsara".
  2. Orang Jepang menyukai angka "8". Harga-harga barang kebanyakan berakhiran "8". Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).
  3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).
  4. Cara baca tulisan Jepang ada dua style: yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).
  5. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, antara lain jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. Jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

Jumat, 25 November 2011

Aoyama Gosho


Usahanya, perjuangannya dalam memberikan yang terbaik membuahkan hasil. Karyanya yang berjudul detektif conan sangat membuat orang terkagum-kagum. Kepintarannya, kreatifnya, daya imajinasinya, kemampuannya dalam menggambar, dan membuat cerita sangat mengagumkan. Sampai-sampai saya pernah mendengar orang bicara seperti ini “Saya ga suka anime-anime jepang kecuali detektif conan”. Itulah mengapa saya bilang Aoyama Gosho termasuk orang yang sukses karena Aoyama Gosho sudah berhasil membuat orang menyukai karyanya termasuk saya. Saya sudah dibuat merinding oleh Aoyama Gosho ketika saya melihat film-film karya buatannya, membuat saya iri ingin menjadi seperti dia. Ingin membuat orang lain bisa berkata seperti itu kepada saya karena hasil saya nanti .. semoga bisa .. aamiin ..  






Lahir dengan nama Yoshimasa Aoyama namun lebih dikenal dengan nama Aoyama Gosho
Lahir 21 Juni 1963 di Hokuei, Tottori Prefektur, Jepang.
Kebangsaan Jepang.
Karya terkenal Detektif Conan.
Penghargaan Shogakukan Manga Awards (Yaiba dan Detektif Conan)


Kamis, 10 November 2011

AYAM GOYYENG

Ada satu pasang kekasih yang sering makan di café Bintang. Pasangan tersebut sangat terkenal di kalangan para pelayan karena sang cowo tersebut cadel. Sehingga membuat ciri khas tersendiri saat memesan, dan membuat pelayan terkadang suka menggoda sang cowo tersebut saat memesan.
“Pasti Mas mau mesen ayam goyyeng ya?”
“Iya. Ayam goyyengnya 2 ya?”
“Baik. Ayam goyyeng 2 segera datang”
Kesal dan malu melihat kekasihnya diledek oleh pelayan. Sang cewe pun marah-marah kepada sang cowo seusai makan.
“Pokoknya aku ga mau tau!!! Kamu harus bisa bilang ayam gorrrrreng. Mulai saat ini kau belajar bilang ayam gorrrrreeeng. Kalau engga bisa. Kita putus!!!!!”
Sang cowo yang ga mau putus dari sang cewe pun mulai belajar berbicara ayam gorrreeeng kapanpun dan dimanapun dia berada.
“AAAAYYYYYYAAAAMMM GOOOYYYYYYEEENG….”
“AAAAYYYAM GOOOOYYYYYYENG….”
“GOOOYYYYYYYYEEENGG…..”
“AYAAAMM GOOOYYYYYYYRENG …”
“AYAM GOYYRRRRRRENG …”
AYAM GORRRREEEENG…


Rabu, 09 November 2011

Bunga Sakura

Bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi yakni sekitar Akhir Maret dan awal April. Tak heran kalau setiap tahun menjelang datangnya musim semi, kemeriahan festival sakura dan hanami (pesta yang diselenggarakan di bawah rerindangan pohon sakura) menjadi saat yang selalu ditunggu-tunggu, baik oleh orang Jepang sendiri maupun pelancong asing.
Sakura berasal dari kata "Saku" (bahasa Jepang yang artinya "mekar") ditambah dengan akhiran yang menyatakan bentuk jamak "ra". Dalam bahasa Inggris, bunga Sakura disebut cherry blossom.
Tidak seperti kebanyakan bunga lainnya, bunga sakura muncul lebih dahulu ketimbang daunnya. Setelah seminggu berlalu dan kelopak-kelopak sakura berguguran, baru tumbuh dedaunan.